Watinpres Abdul Malik Fajar Kunker ke Buleleng

  • admin_bulelengkab
  • 24 Agustus 2017
  • Dibaca: 205 Pengunjung

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Prof.Dr.Abdul Malik Fajar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng untuk menyerap berbagai permasalahan pembangunan. Dari hasil serapan itu nantinya akan dijadikan bahan masukan secara nyata kepada Presiden maupun menteri terkait. Demikian terungkap ketika bertemu dengan Wakil Bupati Buleleng,dr.Nyoman Sutjidra di ruang rapat Kantor Bupati Buleleng,24/8. Sebelumnya, Malik Fajar mantan Menteri Agama dan Menteri Pendidikan ini diterima Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. 

Sebagaimana Bupati, Wakil Bupati Buleleng dalam kesempatan itu menyampaikan kondisi Kabupaten Buleleng dan pembangunan yang sedang dilakukan. Dengan kondisi Kabupaten Buleleng, dimana angka kemiskinan masih terbilang besar, diharapkan banyak program-program dari Pemerintah Pusat tersalurkan ke Buleleng.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan perkembangan di bidang pendidikan tinggi, yaitu akan dibangunnya Fakultas Kedokteran di Universitas Ganesha. Menanggapi hal tersebut, dikarenakan sejumlah persyaratan membangun fakultas kedokteran sudah terpenuhi, pihaknya akan menyampaikan kepada pihak terkait agar realisasi pembentukan fakultas kedokteran di Undiksha dapat secepatnya terwujud.

Dalam sesi dengar masalah, Kadis Pendidikan Buleleng, Gede Suyasa menyampaikan masalah terkait realisasi KIP yang sudah terealisasi sebanyak 86 %. Sepertinya belum bisa mencapai 100 % seperti yang diharapkan, karena sejumlah faktor teknis, serta karena anak-anak yang direncanakan menerima sudah tamat sekolah SMP dan SMA. 

Terkait pendidikan yang harus dijaga dan dikembangkan ke depannya, Wantipres Malik Fajar mengingatkan, pentingnya mempertahankan sekolah kejuruan. Karena tidak semua anak didik akan melanjutkan perguruan tinggi.

Kondisi politik di tahun 2018 dan 2019, juga menjadi perhatian.Wantipres berpesan kepada semua pihak, dan juga tokoh lintas agama yang hadir dalam pertemuan itu, agar bersama-sama menjaga kebersamaan dan toleransi sehingga pesta demokrasi tidak mencederai persatuan dan NKRI.(st)


Share Post :