Pawai Gebogan Di Lovina

  • Admin Bulelengkab
  • 21 Oktober 2012
  • Dibaca: 1403 Pengunjung

Keindahan pantai Lovina yang tenang ditangkup langit senja, sementara sejumlah kapal kecil bersandar menjadi pemandangan yang menarik dalam pembukaan perhelatan pariwisata Bali Utara yang bertajuk Festival Lovina 2012 pada hari Sabtu (20/10) di pantai Bina Ria Lovina. Ribuan warga berbaur dengan ratusan wisatawan menyaksikan atraksi menarik berupa pawai Gebogan , Balaganjur dan fragmen tari. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana membuka festival yang mengusung tema Lovina For All, All For Lovina  itu merencanakan ke depan festival ini diperbesar dengan tajuk Buleleng For All, All For Buleleng.

Bupati mengajak semua pihak baik PHRI Buleleng maupun steakholder lainnya untuk menjadikan Event Festival Lovina 2012 sebagai moment kebangkitan pariwisata Buleleng demi mencapai masa keemasan pariwisata Buleleng,dan hilangnya kesenjanga sektor pariwisata Bali Selatan dengan Bali Utara.

Sebelum dibuka pada sore itu, kegiatan sudah dimulai  sejak pukul 08.00 dengan menyajikan hasil kerajinan khas Buleleng. Lalu pada Pukul 17.00 disajikan pawai Gebogan dan balaganjur berjalan melintasi pinggir pantai. Barisan gebogan dan balaganjur ini berasal dari desa-desa yang menyangga Lovina seperti Kalibukbuk,Tukadmungga,Kaliasem, Banyualit dan Kayuputih. Yang menarik peserta pawai tidak hanya menampilkan warga setempat juga warga blasteran hingga pasangan bule berpakian pengantin. Partisipasi bule ini memberi kesan, mereka tamu mancanegara yang berlibur di Lovina juga merasa memiliki Lovina yang didirikan oleh sastrawan AA Panji Tisna.

Rencananya festival yang sempat digelar 2003 silam akan berlangsung hingga hari Senin 22 Oktober. Atraksi pariwisata yang ditampilkan antara lain Sapi Gerumbungan, Genjek, Joged Mebarung,Wayang dan sang Hyang Memedi.(st)

Share Post :