Lomba Makan Cabai Dalam Apel Krida

  • admin_bulelengkab
  • 14 Oktober 2017
  • Dibaca: 148 Pengunjung

Kegembiraan dan kebersamaan adalah salah satu ciri khas  gaya kepemimpinan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Hal ini kembali terlihat manakala apel krida, di Taman Kota Singaraja yang dikaitkan dengan Peringatan Hari Pangan se-Duni XXXVII yang dikaitkan dengan gerakan tanam cabai dan gerakan diversifikasi pangan lokal, 13/10. 

 Dalam apel yang diikuti semua pegawai di Pemkab Buleleng itu, Bupati usai memberikan motivasi agar masyarakat memanfaatkan halaman rumahnya untuk menanam cabai karena salah satu sumber inflasi daerah adalah cabai, Bupati tiba-tiba membuat acara lomba makan cabai degan hadiah lumayan yang diambil dari saku pribadinya. Semula yang diajak lomba sebanyak lima orang, namun yang lari ke hadapan Bupati murah senyum ini mencapai lima belas orang sehingga kelima belas pegawai itu pun diterimamengikuti lomba. Tetapi tujuan lomba adalah kemeriahan, karena itu Bupati hanya menantang setiap orang mampu memakan satu biji cabai. Tentu saja mudah sehingga semua peserta juara, dan masing-masing dapat uang sebanyak Rp.200 ribu.

Sebelumnya, Bupati mengingatkan pentingnya masyarakat menanam cabai. Hal ini disebabkan, salah satu pemicu inflasi di Buleleng adalah cabai. Ini biasanya terjadi di musim penghujan, dan pada hari raya, harga cabai naik luar biasa.” Karena itu, kalau setiap orang menanam cabe sepuluh polyback di rumah, lalu dirawat, diberi pupuk, saya rasa cabai tidak akan lagi bermasalah,” ajaknya.

Terkait gerakan tanam cabai di Buleleng,Kadis Ketahanan Pangan Buleleng, Surya Temaja, mengatakan telah dilakukan MoU penanaman cabai sebanyak 50 juta dengan Kementerian Pertanian dalam rangka menyukseskan progarm Pemerintah Pusat terkait cabai. Selain itu, telah pula disalurkan tanaman cabai sebanyak 16 ribu di kecamatan Buleleng yang disebarkan ke TP.PKK Buleleng dan TP.PKK sembilan kecamatan.

Ketua TP.PKK Buleleng, Nyonya Aries Suradnyana menyambut baik ajakan menggalakan menanam cabai di lingkung rumahtangga. Selin karena penting, juga sejalan dengan program dalam kegiatan PKK.

Senada dengan itu,Ketua DPRD Buleleng, Gde Supriatna, juga mengatakan sangat perlu gerakan menanam cabai digalakan di kalangan pegawai, karena cabai sering menjadi masalah di hari-hari tertentu. “ Paling tidak bisa mengurangi beban rumah tangga terkait cabai,” ujarnya. (st) 

  


Share Post :