Balaganjur Kaliasem Sampai Angklung Mebarung Di Hari Kedua Bulfest

  • admin_bulelengkab
  • 04 Agustus 2017
  • Dibaca: 282 Pengunjung

Pada hari kedua Buleleng Festival V, (3/8), ribuan penonton memadati arena Bulfest. Mereka tidak hanya datang untuk menonton sejumlah pertunjukan di beberapa panggung yang tersebar, juga menikmati kuliner khas Buleleng.

Hiburan di panggung utama atau zona A, tampil sekehe balaganjur Dharma Gita Yowana dari Desa Kaliasem Kecamatan Banjar. Sekehe balaganjur yang diikuti oleh 27 penabuh dan juga penari ini adalah sekehe yang berhasil meraih juara satu dalam lomba kesenian balaganjur yang digelar pada Hut Kota Singaraja tahun 2017, maret lalu. Selama tiga puluh menit, mereka tampil memukau dengan alunan balaganjurnya yang manis dan agung, serta ditunjang tarian yang dibawakan oleh dua penari cantik. Menurut Wayan Redika, yang ikut membina bersama perbekel Ketut Widana, sekehe yang beranggotakan muda-mudi setempat baru pertama kali mengikuti lomba tetapi sudah mampu meraih juara satu, dikarenakan mereka kompak dalam latihan yang rutin yang sudah dilakukan sejak tahun lalu. 

Kesenian lainnya yang juga tampil di panggung utama, yang tak kalah memukau adalah kesenian kecak dari Pura Dalem Buleleng.  Didukung sekitar seratus orang, sekehe ini mengusung lakon Rahwana Pralaya. Lalu di panggung zona B, Gedung Seni Sasana Budaya, ditampilkan angklung mebarung gong angklung Banjar Nyuh Desa Lemukih Kecamatan Sawan dengan sekehe angklung Wahyu Semara Santi Desa Tegallinggah Kecamatan Sukasada. Kemudian di zona C Puri Kanginan, ditampilkan kesenian topeng prembon oleh Sanggar Bondres Susik.

Tampilan puncak di zona A, menghadirkan pemusik lokalyang terkenal Jun Bintang.(st)


Share Post :