Drs. Gede Komang, M.Si: Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas

  • Admin Bulelengkab
  • 21 Agustus 2013
  • Dibaca: 2398 Pengunjung

 

     Pembangunan di bidang kesejahteraan sosial di Kabupaten Buleleng masih diwarnai dengan berbagai permasalahan sosial yang cukup tinggi diantaranya adalah masalah kemiskinan. Definisi kemiskinan menurut Bappenas adalah kondisi yang membuat seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Kemiskinan merupakan masalah kesejahteraan sosial yang berkaitan dengan berbagai bidang pembangunan lainnya yang ditandai dengan banyaknya pengangguran, keterbelakangan dan ketidakberdayaan sosial masyarakat. Disamping itu pula, dampak yang ditimbulkan dari masalah kemiskinan sangat berpengaruh terhadap populasi penyandang masalah kesejahteraan sosial, yang meliputi keterlantaran, kecacatan, ketunaan sosial dan kesenjangan sosial. 

     Melihat besar dan kompleknya akibat yang ditimbulkan dari masalah kemiskinan, sepatutnya masalah kemiskinan harus mendapatkan penanganan yang tidak dapat ditunda dan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial. Dinas Sosial Kabupaten Buleleng sebagai instansi yang mempunyai tugas pokok dan fungsi di bidang kesejahteraan sosial telah mengeluarkan 22 Program Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sebagai program strategis untuk dapat menangani permasalahan kesejahteran sosial, utamanya masalah kemiskinan. “Dari 22 PMKS ada 5 program pokok yang menjadi skala prioritas, yang pertama masalah kemiskinan, kemudian yang kedua masalah kecacatan, yang ke tiga masalah keterlantaran, yang ke empat masalah ketunaan sosial dan yang kelima masalah bencana alam dan sosial”. Ujar Kadis Sosial Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Komang, M.Si, saat ditemui Tim Kominfo di ruang kerjanya, Kamis, 1/8/2013. Adapun salah satu program stategis yang bersentuhan langsung dengan masalah kemiskinan yaitu program bantuan sosial penanggulangan kemiskinan. Program ini sebagai upaya pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan guna memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat miskin untuk kehidupan yang lebih baik. 

Sesuai data PPLS tahun 2011, jumlah rumah tangga miskin di Kabupaten Buleleng sebanyak 51.384 RTM/RTS. Dari 51.384  KK yang tersebar di 9 Kecamatan dengan sasaran Rumah Tangga Miskin, sampai tahun 2013 telah ditangani melalui program bantuan sosial penanggulangan kemiskinan, antara lain :

1. Pemberian bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) dalam pemberdayaan keluarga fakir  miskin sebanyak 8.280 KK melalui bantuan dana anggaran APBN;

2. Pemberian bantuan bagi rumah tidak layak huni/ bedah rumah sebanyak 2.208 KK;

3. Bantuan usaha ekonomi produktif bagi wanita rawan sosial ekonomi sebanyak 450 KK dari anggaran APBD Kabupaten;

4. Bantuan usaha ekonomi produktif bagi keluarga muda mandiri sebanyak 70 KK, dari anggaran APBD Kabupaten.

Pada tahun 2013, selain program penanggulangan kemiskinan yang merupakan program prioritas utama dari Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, menurut Gede Komang masih ada juga program-program unggulan lainnya yang berkaitan dengan percepatan penanggulangan kemiskinan, antara lain: 

1. Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program nasional dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di bidang pendidikan dan kesehatan bagi keluarga Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM);

2. Program pelayanan bagi anak dan lanjut usia terlantar dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar pokok seperti pemberian sembako dan jaminan sosial bagi anak dan lanjut usia terlantar;

3. Program pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang cacat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan aksesibilitas dan jaminan sosial bagi penyandang cacat;

4. Penanggulangan kebencanaan melalui evakuasi penyelamatan korban, tanggap darurat bagi para korban bencana alam dan sosial;

5. Program pelayanan, pemberdayaan, rehabilitasi dan bantuan sosial kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya seperti masalah korban tindak kekerasan, korban napza/narkoba, korban HIV/AIDS, kenakalan remaja, eks narapidana dan penanganan tuna sosial lainnya (gepeng, waria, WTS) serta masalah sosial lainnya.

Dari program unggulan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng tersebut diharapkan terwujudnya upaya pencegahan terhadap timbul dan berkembangnyapermasalahan kesejahteraan sosial di Kabupaten Buleleng, selain itu untuk  terlaksananya rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) serta  terlaksananya pemberian pelayanan sosial serta terlaksananya kegiatan pemberdayaan sosial. (tim/her)

Share Post :