Dalam rangka memudahkan dan meningkatkan koordinasi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan di seluruh wilayah kecamatan sesuai karakteristik wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Buleleng mengelompokkan sub wilayah pembangunan menjadi 3 (tiga) yaitu:
1. Wilayah Pembangunan Buleleng Barat :
-
- Kecamatan Gerokgak : 356,57 Km2
- Kecamatan Seririt : 111,78 Km2
- Kecamatan Busungbiu : 196,62 Km2
- Kecamatan Banjar : 172,60 Km2
Pusat pertumbuhan dan perkembangan pada wilayah pembangunan Buleleng Barat ini adalah kecamatan/kota Seririt, dengan sub pusat pertumbuhan lainnya adalah Kota Kecamatan Gerokgak.
Arah kebijakan pembangunan/ pengembangan Wilayah pembangunan Bulelelng Barat adalah :
· Penanggulangan lahan kritis
· Pengembangan pertanian lahan kering
· Pengembangan aneka industri
· Pariwisata dan pertanian, khususnya perikanan, perkebunan dan hrtikultura
· Pengembangan zona industri menengah dan besar
· Pengembangan agrowisata dan ekowisata
2. Wilayah Pembangunan Buleleng Tengah :
· Kecamatan Buleleng : 46,94 Km2
· Kecamatan Sukasada : 172,93 Km2
Pusat pertumbuhan dan pengembangan wilayah pembangunan Buleleng Tengah ini adalah Kota Singaraja dan sub pertumbuhan lainnya terletak di Desa pancasari.
Arah prioritas pembangunan Wilayah Buleleng Tengah ditujukan untuk :
· Mengantisipasi dampak dari pesatnya kegiatan perkotaan, perdagangan, industri kecil dan pariwisata.
· Memberikan dan menyediakan fasilitas yang memadai serta menata dan mengendalikan pemanfaatan ruang kota secara efektif dan berkelanjutan.
3. Wilayah Pembangunan Buleleng Timur :
· Kecamtan Tejakula : 97,68 Km2
· Kecamatan Kubutambhan : 118,24 Km2
· Kecamatan Sawan : 92,52 Km2
Pusat pertumbuhan dan pengembangan wilayah pembangunan Buleleng Timur ini adalah Kota Kecamatan Kubutambahan / desa Kubutambahan.
Arahan prioritas pembangunan Wilayah Buleleng Timur ditujukan untuk :
· Penanggulangan lahan kritis
· Pengembangan pertanian lahan kering
· Pengembangan aneka industri
· Pariwisata dan petanian, khususnya Hortikultura
· Pengembangan agrowisata dan ekowisata