Buleleng dalam Prestasi
Ditulis oleh Aditya    Senin, 25 Januari 2010 09:35    PDF Cetak E-mail

Buleleng dalam Prestasi

 

Untaian Penghargaan(Award) dan Program Unggulan Kabupaten Buleleng tahun 2002-2008


Pengantar

 

Kabupaten Buleleng merupakan salah satu dari 9 Kabupaten/Kota di Bali dengan luas wilayah 136.588 hektar atau 24,25 % dari luas Pulau Bali. Kabupaten yang terletak di belahan utara Pulau Dewata ini memiliki panjang pantai 144 Km, merupakan pantai terpanjang di Bali. Berbeda dengan Bali Selatan, Bali Utara keadaan geografisnya nyegara-gunung, dengan tanah yang memiliki kemiringan tertentu dan dengan potensi terbesar di bidang pertanian dalam arti luas.

Dari masa ke masa, Buleleng terus-menerus menggeliat berbenah diri. Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat bahu-membahu membawa daerah ini mencapai kemajuan demi kemajuan di berbagai bidang pembangunan. Dari hasil kerja keras yang tiada mengenal lelah, dari inovasi dan kreativitas Pemerintah Daerah dan masyarakatnya, tercatat sejumlah prestasi yang berhasil diraih. Untaian penghargaan/award diberikan oleh berbagai pihak atas prestasi Buleleng di bawah duet kepemimpinan Bupati Buleleng Drs. Putu Bagiada, MM dan Wakil Bupati Buleleng Drs. Made Arga Pinatih sepanjang tahun 2002 sampai dengan tahun 2008.

Demikian banyak prestasi yang dicapai sehingga penghargaan yang diterima pun tidak sedikit jumlahnya. Akan tetapi, dalam sisipan khusus “Buleleng dalam Prestasi” ini hanya akan diketengahkan sebagian diantaranya, dengan memilih penghargaan dari puncak-puncak prestasi secara selektif pada tingkat nasional/Internasional. Penghargaan di tingkat Provinsi (Bali) tidak dimuat disini karena keterbatasan halaman. Di samping itu, disajikan pula program unggulan Kabupaten Buleleng tahun 2002-2008 yang ditangani oleh sejumlah unit kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng.


Penghargaan(Award)

 

I. Penghargaan(Award) Nasional dan Internasional

A. P e r h u b u n g a n

1. Sertifikat Wahana Tata Nugraha (WTN) dalam lomba Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota Tingkat Nasional tahun 2002.

2. Tropy Wahana Tata Nugraha (WTN) dalam Lomba Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota tahun 2004 dan 2005 tingkat Nasional (satu-satunya Kabupaten/Kota di Bali yang meraih tropy).

3. Tropy Wahana Tata Nugraha (WTN) dalam Lomba Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota tahun 2006, 2007 dan 2008 Tingkat Nasional.

 

B. Lingkungan Hidup

1. Ecotorism Award untuk Konservasi Lingkungan Hidup oleh SKAL INTERNATIONAL tahun 2002

2. Penghargaan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

3. Sertifikat Sistem Manajemen Mutu Laboratorium tahun 2003 dari FORKAMI.

4. Penghargaan Collector of Marine Ornamental Organism tahun 2005 dari Marine Aquanium Cousil.

5. Penghargaan pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs) di bidang Penyelenggaraan Air Minum tahun 2005, 2006, dan 2007 dari Menteri Pekerjaan Umum RI.

6. Sertifikat Marine Aquarium Counsil Ecosystem dan Fishery Management Standartd tahun 2006 dari Marine Aquarium Counsil.

7. Penghargaan Terbaik III Tingkat Nasional Bupati/Walikota Peduli Kehutanan kepada Drs. Putu Bagiada, MM Bupati Buleleng dalam Lomba Penghijauan Dan Konservasi Alam tahun 2006 dari Menteri Kehutanan RI

8. Penghargaan Piala Citra Pelayanan Prima untuk unit kerja pelayanan publik tahun 2006 dari Presiden RI.

C. Sosial Budaya

1. Juara I Tingkat Nasional Lomba Utsawa Dharma Gita Kidung Dewasa Campuran (diwakili oleh Desa Penglatan Kec. Buleleng tahun 2005 di Provinsi Lampung.

2. Juara III Tingkat Nasional Menghafal Sloka Terbanyak Tingkat Remaja (diwakili oleh Ari dan Ita, SMAN 1 Seririt) tahun 2008 di Kendari.

3. Juara I (Medali Emas) Pekan Olah Raga Penyandang Cacat Nasional (PORCANAS) di Kalimantan Timur (atas nama Putu Kristin cabang olahraga tolak peluru).

D. Pariwisata

1. Juara I Pawai Budaya Nusantara Tingkat Nasional tahun 2007

2. Juara III Pawai Budaya Nusantara Tingkat Nasional tahun 2008

3. Tri Hita Karana (THK) Award tahun 2009 untuk Pengelolaan Lingkungan Hidup bidang Pariwisata.

E. Kesehatan (RSUD)

1. Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit Penuh Tingkat Lanjut tahun 2006 dari Departemen Kesehatan RI.

2. Penghargaan Kepedulian dan Kerjasama dalam Pelaksanaan Program Penanggulangan AIDS dan IMS di Bali tahun 2003 dari Citra Usadha Indonesia

F. Pendidikan

1. Penghargaan Decentralized Basic Education Project (DBEP) tahun 2006 dengan predikat “Karya Madya”.

2. Penghargaan The Best Practise Pengelolaan DBEP tahun 2005.

3. Anugrah Aksara tahun 2007 dan 2008.

4. Juara II ( Perak ) Olimpiade Kimia 2008 Tingkat Nasional (atas nama Dalton , SMAN 1 Singaraja).

5. Juara II ( Perak ) Olimpiade Ekonomi 2008 Tingkat Nasional (atas nama Ranita, SMAN 1 Singaraja).

6. Juara III ( Perunggu) Olimpiade Biologi 2008 Tingkat Nasional (atas nama Wirata, SMAN 1 Singaraja)

7. Juara I Lomba Photo Serangga Tingkat Nasional (Atas nama Geget Pangestu, SMAN 1 Singaraja)

8. Juara II Lomba LKTI Tingkat Nasional (atas nama Ayu Widia Eka Putri, SMAN 1 Singaraja).

9. Juara I Menulis Cerpen Tingkat Nasional (atas nama Ayu Cinta Herliyanti, SMAN 1 Banjar).

10. Juara I Paskisbraka Tingkat Nasional (atas nama I Kadek Handy Hariadi, SMAN 4 Singaraja) .

11. Juara I Pencak Silat Tingkat Nasional (atas nama Kadek Pastika, SMAN 1 Kubutambahan)

12. Juara I Lomba Inovasi Laboran Tingkat Nasional (atas nama Sang Ari, SMAN 1 Singaraja)

13. Juara II Lomba Inovasi Laboran Tingkat Nasional (atas nama Narawati, SMAN1 Banjar)

 

G. Perikanan dan Kelautan

1. Peringkat II Lomba Pameran Iptek Industri Bahan Tingkat Nasional tahun 2008.

2. Penghargaan Adi Karya Bakti Nelayan Teladan Tingkat Nasional tahun 2008 (atas nama Ketut Sarka, Ketua Kelompok Nelayan Taruna Samudra Desa Anturan, Kecamatan Buleleng)

3. Penghargaan Koperasi Swamitra Tingkat Nasional tahun 2006 (diterima oleh Koperasi LEPP M3).

4. Penghargaan Peringkat I Adi Bakti Mina Bahari (Pembudidayaan Kerapu) Tingkat Nasional tahun 2005 (diterima oleh Kelompok Sumber Sari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak).

H. Kehutanan dan Perkebunan

1. Juara III Tingkat Nasional Bupati/Walikota Peduli Kehutanan dalam rangka lomba PKA Tingkat Nasional tahun 2006 kepada Drs. Putu Bagiada, MM, Bupati Buleleng.

2. Juara I Tingkat Nasional Lomba PKA Kategori Polhut tahun 2008.

3. Juara VI Tingkat Nasional Lomba Kepala Desa/Pejabat Setara Peduli Kehutanan tahun 2008 (atas nama Kades Pekraman Telaga, Kecamatan Busungbiu).

 

I. Keluarga Berencana

1. Juara I Tingkat Nasional Peserta Keluarga Harmonis tahun 2005 (atas nama Keluarga Drs. Made Arjana, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt)

2. Juara I Tingkat Nasional Peserta KB Lestari 20 tahun+ tahun 2006 (atas nama pasangan Wayan Terang dan Nyoman Sadiasih, Desa Julah Kecamatan Tejakula)

3. Juara I Tingkat Nasional Peserta KB Lestari 20 tahun+ tahun 2007 (atas nama pasangan Gusti Made Ardana dan Jro Sutami, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak).

4. Juara I Tingkat Nasional Kelompok KB Pria tahun 2008 (atas nama Nyoman Tisna, Desa Julah, Kecamatan Tejakula)

5. Juara I Tingkat Nasional Peserta Keluarga Harmonis tahun 2008 (atas nama pasangan Putu Mangku Budiasa dan Ketut Nurdiana, Desa Selat, Kecamatan Sukasada).

6. Juara I Tingkat Nasional Peserta KB Lestari 25 tahun+ (atas nama Pasangan Nyoman Suparta dan Ni Wayan Sukerti, Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu).

7. Penghargaan Manggala Karya Kencana tahun 2006 kepada Drs. Putu Bagiada, MM, Bupati Buleleng oleh Kepala BKKBN Pusat Jakarta.

8. Penghargaan Manggala Karya Kencana tahun 2008 Kepada Nyoman Muliarta, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng oleh Kepala BKKBN Pusat Jakarta.

9. Penghargaan Kontap Pria ( Vasektomi ) Tertinggi oleh BKKBN Prov. Bali

II. Penghargaan(Award) Tingkat Provinsi

Ada ratusan penghargaan(award) yang berhasil diterima oleh pemerintah dan masyarakat Buleleng selama tahun 2002-2008 di tingkat Provinsi Bali, baik di bidang pendidikan dan olahraga, perikanan dan kelautan, perhubungan, lingkungan hidup, kebudayaan dan pariwisata, kesehatan, kehutanan dan perkebunan, seni budaya dan lain-lain.


Pelaksanaan

 

Program Unggulan Strategis

 

Roda pembangunan Buleleng bergulir terus menuju Buleleng yang maju, aman dan sejahtera. Semua satuan kerja perangkat daerah merapatkan barisan, menyamakan ayunan langkah untuk mencapai tujuan bersama. Berbagai program unggulan strategis dilaksanakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Sinergi ini ternyata membuahkan banyak sekali hasil kerja yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penghargaan tingkat Nasional/Internasional dan Provinsi demikian banyak sehingga harus selektif dalam pemuatannya dalam paparan ini, demikian pula halnya dengan pelaksanaan program unggulan strategis ini. Karena keterbatasan ruang, maka sebagian saja dari pelaksanaan program unggulan itu yang bisa dimuat.

A. Perhubungan

Berdasarkan data, sejak tahun 2002 hingga tahun 2008, banyak program unggulan strategis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng. Pada tahun 2002 dilaksanakan pembangunan terminal barang dan penggunaan pertama kali peralatan mekanis pengujian kendaraan bermotor. Pada tahun 2003 hingga 2004, dilakukan penataan ex Pelabuhan Buleleng. Terdapat 2 (dua) program unggulan yang dilaksanakan pada tahun 2006, yaitu pembangunan Mess Pegawai Lapangan Terbang Letkol Wisnu dan pemasangan Trafic Light Simpang Empat Seririt dengan Lensa Led. Berlanjut kemudian, pada tahun 2007 dibangun gelung kori Pelabuhan Celukan Bawang dan pemasangan Trafic Light di simpang tiga Tugu Singa Ambara Raja.

Pada tahun 2008, dibangun gelung kori ex Pelabuhan Buleleng, Penataan Terminal Penarukan (Pembangunan Kios), dibuat Zona Selamat Sekolah (Zoss) di lima lokasi depan sekolah, dipasang Counterdown Trafic Light simpang tiga Tugu Singa Ambara Raja dan dipasang pula Trafic Light simpang empat Jln. Komodo Kelurahan Banyuning.

 

B. Lingkungan Hidup

Terdapat 3 (tiga) program unggulan strategis yang dilaksanakan di bidang lingkungan hidup oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng (yang dibentuk tahun 2008) dan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Buleleng sebelumnya, bersinergi dengan komponen masyarakat terkait. Ketiga program kegiatan itu adalah pencegahan pencemaran, penanggulangan dan pemulihan lingkungan serta penyuluhan lingkungan.

Pencegahan pencemaran udara yang dilaksanakan di antaranya melakukan pengukuran kualitas air laut, air sungai, air danau, pengukuran kualitas udara, pemilahan sampah organik dan anorganik dan pembuatan tanggul di Danau Buyan. Program penanggulangan dan pemulihan kerusakan lingkungan meliputi kegiatan pengolahan sampah, pembuatan IPAL Komunal, Penghijauan Lahan Kritis/Penanaman Pohon, Pelestarian kawasan pesisir/laut, penanggulangan abrasi, penanganan sampah dan sungai dan memprakarsai Gerakan Desa Sadar Lingkungan Hidup di 9 Kecamatan se-Kabupaten Buleleng, dan masih banyak lagi.

Penyuluhan lingkungan dilaksanakan berkesinambungan di 9 Kecamatan se-Kabupaten Buleleng dengan harapan agar terwujud peningkatan kesadaran masyarakat akan arti penting melestarikan alam lingkungan.

 

C. Pariwisata Budaya

Di bidang kebudayaan dan pariwisata diselenggarakan berbagai program unggulan strategis, diantaranya pengembangan nilai budaya, pengelolaan kekayaan budaya, pengelolaan keragaman budaya, pengembangan destinasi serta pengembangan kemitraan.

Pengembangan nilai budaya selama tahun 2002 hingga 2008 dilaksanakan antara lain melalui pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah, penyusunan kebijakan tentang budaya lokal dan pemberian dukungan, penghargaan dan kerjasama di bidang budaya. Pengelolaan kekayaan budaya diwujudkan dengan upaya pelestarian fisik dan kandungan bahan pustaka termasuk naskah-naskah kuno, pengelolaan, pengembangan, pelestarian penggalan sejarah purbakala, museum, pendukungan, pengelolaan museum dan taman budaya daerah serta pengelolaan karya cetak dan karya rekam.

Pengembangan pemasaran pariwisata dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan promosi di dalam dan luar negeri, dan lain-lain.

D. Kesehatan

Sejak tahun 2002 sampai dengan tahun 2008, ada 5 program unggulan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, yaitu program promosi kesehatan, program pengamatan, pencegahan, dan pemberantasan penyakit menular dan penyehatan lingkungan serta program kesehatan keluarga. Ada pula program pelayanan kesehatan dan manajemen kesehatan.

Promosi kesehatan dilakukan melalui media elektronik, media cetak, pameran dan penyuluhan langsung terhadap individu, kelompok maupun massa. Juga ada pembinaan UKMBM seperti pembinaan Posyandu, UKS, Dokter kecil, Toga, Saka Bakti Husada dan Pengembangan Desa Siaga.

Upaya pengamatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dilakukan dengan pengamatan jentik pada tahun 2007. Dari 89.287 rumah yang diamati, dengan hasil 79.055 (88,54 %) rumah telah bebas jentik Aedes Agipty. Dalam upaya pencegahan penyakit menular berupa AFP pada tahun 2007, dari 122.000 jiwa penduduk yang berusia kurang dari 15 tahun hanya ditemukan 6 orang, sehingga angka AFP pada anak usia kurang dari 15 tahun adalah 6 per seratus ribu anak. Penanganan HIV/AIDS, dari 137 orang ditemukan penderita HIV positif pada tahun 2007, seluruhnya mendapatkan penanganan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 404 orang dan penderita diare sebanyak 10.002 orang semuanya mendapatkan penanganan dengan baik. Pemberian imunisasi yang ditentukan oleh indicator cakupan desa UCI (Uiversal Child Immunization) dari tahun 2003 sampai dengan 2008, semua desa telah mencapai UCI.

Upaya yang dilaksanakan dalam program kesehatan keluarga, berupa program kesehatan ibu dan anak, gizi dan kesehatan Lansia. Hasil pelaksanaan program ini ditunjukkan oleh beberapa indikator, diantaranya cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang telah mencapai 99,96% pada tahun 2007. demikian pula dengan pelaksanaan cakupan kunjungan neonatus pada tahun 2008 yang mendapat pelayanan kesehatan minimal satu kali pada umur 0-7 hari dan satu kali pada umur 8-25 hari telah mencapai 100,41%, jauh melebihi target nasional sebesar 65%. Pemberian vitamin A untuk balita, pemberian tablet Fe untuk ibu hamil, telah berjalan dengan baik.

Program pelayanan kesehatan dilaksanakan bekerjasama dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia bertempat di Puskesmas Sukasada I disamping secara berkala memberikan pelayanan di puskesmas-puskesmas se-Kabupaten Buleleng. Program manajemen pelayanan kesehatan diwujudkan dengan upaya kesehatan dan merenovasi beberapa gedung puskesmas, pemenuhan kebutuhan alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya seperti sepeda motor dan mobil Puskesmas Keliling.

Masih di bidang kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng juga berkiprah melaksanakan sejumlah program unggulan strategis. Pada tahun 2003/2004 dibangun ruang VIP Tirta Mahotama, tahun 2004 dibangun ruang ICCU dan Hemodialisa.

Selanjutnya, pada tahun 2005 dilakukan pembangunan ruang IBS(Instalasi Bedah Sentral-ICU) dan klinik VCT untuk pemeriksaaan pasien ODHA dan HIV/AIDS. Pada tahun 2006 dilaksanakan pembangunan ruang kelas III disusul dengan pembangunan ruang poliklinik pada tahun 2007. Kemudian, pada tahun 2008 dibangun Ruang Intermedite (Perawatan Intensif Penyakit Dalam) dan Poliklinik Gizi (Konsultasi Gizi bagi masyarakat/pasien).

 

E. Pendidikan

Seperti disebutkan di depan, ada puluhan prestasi yang dicapai di bidang pendidikan di tingkat Nasional, ada ratusan prestasi yang dicapai di tingkat Provinsi sehingga banyak sekali mendulang penghargaan/award.

Program unggulan strategis yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng beserta seluruh jajarannya tahun 2002 hingga tahun 2008 meliputi berbagai kegiatan seperti rehabilitasi sedang/berat bangunan dan kelas sekolah, pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa SD melalui olimpiade MIPA, Siswa Berprestasi, dan Lomba Aktivitas dan Kreativitas. Di samping itu, juga dipacu terwujudnya Sekolah Berstandar Internasional (SBI) SD, SMP, SMA, dan SMK serta pembangunan Jardiknas melalui ICT.

F. Perikanan dan Kelautan

Untuk meraih berbagai prestasi di bidangnya, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng melakukan berbagai upaya melalui program unggulan strategis. Sejak tahun 2002 hingga 2008, dilaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir (PEPM), program pengembangan sumber daya sarana dan prasarana perikanan serta pengembangan usaha perikanan. Program unggulan tersebut ditambah lagi dengan program pengembangan usaha pengolahan hasil pemasaran dan investasi (tahun 2006) dan optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan (tahun 2007-2008) 

G. Kehutanan dan Perkebunan

Terdapat dua bidang garapan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Buleleng, yaitu Kehutanan dan Perkebunan. Pengembangan kedua bidang ini sudah dilakukan melalui berbagai program. Pada tahun 2002, bidang Kehutanan mengembangkan rehabilitasi hutan dan tanah dengan kegiatan pengembangan hutan/Kebun Rakyat seluas 5 Ha, pembuatan hutan/kebun rakyat 300 Ha, gerakan berjuta pohon 16 Ha, PPKAn dan GBPP seluas 60 Ha, dan lain-lain. Dalam hal pengamanan hutan dilaksanakan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat di sekitar hutan sebanyak 448 orang di 10 desa 6 Kecamatan dan diberikan bantuan bibit sebanyak 3.045 batang.

Selanjutnya, pada tahun yang sama, di bidang perkebunan dilaksanakan kegiatan pengembangan tanaman perkebunan seperti pembuatan bibit tanaman kopi 100.000 pohon, panili 1.000 stek. kakao 2.500 biji, kelapa 10.000 pohon, jambu mete 500 Kg, tembakao 500.000 pohon dan lamtoro 40.000 pohon.

Pelaksanaan program-program perkebunan dan kehutanan tetap berlanjut dengan trend yang meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2008 misalnya, di bidang kehutanan telah dilakukan penanaman pohon pada kawasan hutan industri dan hutan wisata/dalam kawasan hutan dan luar kawasan hutan. Hasil yang dicapai diantaranya pembuatan tanaman reboisasi seluas 100 Ha, pembuatan tanaman hutan rakyat seluas 200 Ha, dan pemeliharaan tanaman reboisasi seluas 50 Ha, dan pemeliharaan tanaman hutan rakyat seluas 150 Ha.

Di dalam program perlindungan dan konservasi sumber daya hutan secara berkesinambungan telah dilakukan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak perusakan hutan.

Di bidang perkebunan, melalui program peningkatan produksi pertanian/ perkebunan/kehutanan dilaksanakan pengembangan bibit unggul pertanian/perkebunan, sehingga dalam pelaksanaannya telah terlaksana perluasan penanaman bibit tanaman perkebunan unggul berupa kakao sebanyak 95.000 biji, kelapa dalam 12.000 butir, kelapa genjah 10.000 butir, jambu mete 250 kg, kopi arabika 15.000 pohon dan kopi robusta 20.000 pohon.

 

H. Kependudukan, Catatan Sipil dan KB

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Buleleng secara terus menerus mengembangkan sistem informasi manajemen kependudukan. Dengan pengembangan sistem informasi ini diharapkan pendataan penduduk dan pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan. Adapun pelayanan diberikan Dinas ini di bidang akta catatan sipil meliputi akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan dan akta perceraian, termasuk pelayanan pendaftaran untuk mendapatkan akta bagi mereka yang tidak mampu. Di samping itu, dilakukan komputerisasi proses pembuatan KK dan KTP dan dilaksanakan langkah-langkah persiapan pelaksanaan SIAK (Sistim Informasi Administrasi Kependudukan).

Akta-akta catatan sipil (yang meliputi akta kelahiran, kematian, perkawinan, dan perceraian) pada tahun 2002 sudah mampu diselesaikan sebanyak 18.257, tahun 2003 sebanyak 15.584, tahun 2004 sebanyak 23.954, tahun 2005 sebanyak 16.884, tahun 2006 sebanyak 17,564, tahun 2007 sebanyak 27.831 dan tahun 2008 sebanyak 36.182 lembar akta.

Sementara itu, untuk upaya peningkatan pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi, dilaksanakan upaya pemenuhan kebutuhan peserta KB Aktif/MIX Kontrasepsi oleh Badan KB dan PD Kabupaten Buleleng. Dari data yang ada pada tahun 2008 sebanyak 10.2510 PUS (84,70 %) yang tercatat menggunakan berbagai alat kontrasepsi dari total 121.031 PUS yang ada.

Di bidang ketenagakerjaan, dilaksanakan berbagai program, diantaranya peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja, peningkatan kesempatan kerja, perlindungan dan pengembangan lembaga ketenagakerjaan dan program transmigrasi.

I. Pemberdayaan Masyarakat

Terdapat sejumlah program unggulan strategis yang telah dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, diantaranya lomba desa terpadu, peningkatan peran BPD di pemerintahan desa, penonjolan swadaya murni masyarakat, peningkatan gerakan nasional bulan bakti gotong royong di masyarakat, peningkatan peran LPM, peningkatan ekonomi produktif di pedesaan dan lain-lain. Upaya-upaya di atas telah berhasil mendorong masyarakat untuk berprestasi sehingga atas prestasi itu akhirnya diperoleh beberapa penghargaan di tingkat provinsi.

J. Perekonomian

Data penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2002 sampai dengan tahun 2008 menunjukkan pertumbuhan yang meningkat. Pada tahun 2002 realisasi PAD sebesar Rp. 16.442.335,15 sedangkan pada tahun 2008 telah mencapai angka sebesar Rp. 52.607.705.658.40. Realisasi pertumbuhan PAD rata-rata sebesar 22,30 %.

Yang cukup menarik adalah program pemberian hadiah berupa uang kepada wajib pajak, sedahan dan perbekel yang berprestasi dalam pembayaran dan penerimaan PBB di samping pemberian hadiah semen kepada subak sawah dan subak abian yang berprestasi dalam pencapaian penerimaan PBB sebelum jatuh tempo pada tahun 2007 oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Buleleng telah berkembang Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Hingga akhir tahun 2008 di daerah ini tercatat 166 buah LPD.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng, investasi pada tahun 2006 tercatat 53,723 miliard rupiah, tahun 2007 sebesar 53,296 miliard rupiah dan tahun 2008 sebesar 4,199 triliun rupiah lebih. Di samping itu, ada pula investasi berupa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak dan Investasi Bali Internasional Flight School di Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak.

Bersamaan dengan itu didorong pula berkembangnya koperasi, perdagangan dan perindustrian di daerah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng telah banyak melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, diantaranya melalui program pemagangan para perajin IKM, program pengembangan industri kecil dan menengah (pelatihan) pengembangan sentra-sentra industri potensial (pameran) dan lain-lain.

Untuk membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang serta sebagai salah satu sumber pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat, Pemerintah Kabupaten Buleleng memiliki BPR Buleleng 45. Bank yang pada awalnya dirintis pada tahun 1957 ini bernama MAI Bank Pasar Angkatan 45, menawarkan berbagai pelayanan kepada masyarakat baik simpanan (tabungan dan deposito) maupun pinjaman (kredit) dengan total aset hingga tahun 2008 sebesar 28,096 miliard rupiah dan kredit yang disalurkan sebanyak 22,704 miliard rupiah.

Untuk tujuan memberikan pelayanan air minum pada masyarakat sekaligus guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Daerah juga memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buleleng. PDAM Kabupaten Buleleng merupakan PDAM pertama di Indonesia yang memiliki daerah pelayanan dengan kualitas air siap minum. Daerah pelayanan air siap minum ini diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 18 September 1999. Sampai dengan Desember 2008 jumlah pelanggan yang sudah terlayani air siap minum mencakup 13 desa/kelurahan sebanyak 10.336 sambungan dari total 32.097 pelanggan PDAM.

Mengingat kebutuhan air minum yang higienis semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran mayarakat akan arti penting kesehatan, PDAM Buleleng menggandeng partner swasta, lalu membentuk PT Tirta Mumbul Jaya Abadi, mengembangkan usaha berupa air minum dalam kemasan yang diberi nama “Yeh Buleleng”.

 

K. Kesejahteraan Sosial

Dalam pelaksanaan pembangunan di bidang kesejahteraan sosial, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mencakup penanganan terhadap 27 jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Di samping itu, Dinas Sosial juga memiliki 5 mitra kerja sebagai potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS).

Selanjutnya, PMKS dan PSKS itu menjadi sasaran program unggulan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Diantaranya, pembinaan dan pengembangan program pengentasan kemiskinan melalui kegiatan pemberdayaan fakir miskin, pemberian bantuan jaminan sosial kepada 268 orang penyandang cacat berat, pembinaan anak terlantar 791 orang, pemberian bantuan kursi roda kepada 149 orang penyandang cacat dan 27 buah tongkat ketiak. Ada pula pemberian bantuan rumah kepada 120 KK dari keluarga fakir miskin serta bantuan usaha ekonomi produktif kepada 90 orang ex narapidana dan 10 orang ex mucikari.

L. Kepegawaian dan Produk Hukum

Berdasarkan data BPS tahun 2008, jumlah PNS di Kabupaten Buleleng sebanyak 10.200 orang, dengan jumlah golongan I 63 orang, golongan II 1.576 orang, golongan III 3.957 orang dan golongan IV 4.604 orang.

Beberapa program yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Buleleng diantaranya fasilitasi pindah/purna tugas PNS, peningkatan sumberdaya aparatur melalui pendidikan dan latihan serta pembinaan dan pengembangan aparatur melalui jabatan struktural dan fungsional.

Jumlah pegawai yang pensiun tahun 2002-2008 sebanyak 1.488 orang. Pengangkatan CPNSD tahun 2002-2007 dari umum sebanyak 671 orang, dari honor daerah 1.390 orang dan dari Sekdes 53 orang. Pegawai yang menerima Satya Lencana Karya Satya dengan masa pengabdian 10 tahun sebanyak 206 orang, dengan masa pengabdian 20 tahun sebanyak 499 orang dan 30 tahun sebanyak 518 orang.

Di bidang hukum, sesuai dengan informasi yang diterima dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Buleleng, tahun 2002-2008, telah berhasil dibuat 41 Perda dan 19 SK Bupati dengan berbagai bidang kegiatan.

M. Pekerjaan Umum

Sepanjang tahun 2006–2008, pada Bidang Bina Marga Dinas PU Kab. Buleleng tercatat peningkatan/penanganan jalan pariwisata dan jalan strategis di berbagai wilayah sepanjang 10.661,5 km dengan lebar bervariasi antara 3,5–7 m. Ada pula pembangunan jembatan beton berhitung sepanjang 12 m yang menghubungkan Pura Segara Penimbangan dengan Pemaron.

Di samping pembangunan di bidang Bina Marga, Dinas PU Kab. Buleleng juga menyelenggarakan program penyediaan dan pengelolaan air bersih pedesaan di berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng.

N. Komunikasi, Informasi dan Perpustakaan

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Buleleng dalam berbagai program di bidang Informasi dan Komunikasi acara terus menerus mengembangkan berbagai kegiatan dengan memanfaatkan media modern dan media tradisional. Pemanfaatan media modern diantaraanya melalui teleconference, pengembangan media center, website www.bulelengkab.go.id, pemanfaatan radio siaran (Kominfo News dan Dialog Interaktif), pencetakan majalah, buku dan brosur, serta pembangunan dan pengembangan online system. Pemanfaatan media tradisional diantaranya dengan melibatkan kelompok-kelompok komunikasi sosial masyarakat dan dengan memanfaatkan media tradisional seperti arja, wayang, genjek dan bondres untuk menyebar luaskan informasi pembangunan.

Pengembangan Jaringan Komunikasi Pusat dan Daerah (JARKOMPUSDA) yang menggunakan teleconference yang dibangun pada tahun 2006 atas bantuan Pemerintah Pusat, dapat menghubungkan Daerah dengan Depdagri atau Kabupaten/Kota lain di Indonesia (secara audio visual) yang telah mempunyai jaringan ini. Sedangkan dengan media center yang dilauncing pada awal tahun 2008 memberikan fasilitas Internet gratis kepada masrayakat.

Sejak tahun 2008, telah dibangun jaringan online system sebanyak 15 titik sambungan pada instansi lingkup Pemerintah Kab. Buleleng dan akan terus-menerus dikembangkan/diperluas secara bertahap dan dilengkapi dengan system aplikasi. Online system dimaksudkan sebagai jaringan terpadu yang menghubungkan elemen-elemen kerja dalam lingkup Pemerintah Kab. Buleleng sehingga komunikasi dan informasi antar elemen menjadi lebih efisien, efektif, transparan dan akurat.

Sementara itu, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kab. Buleleng memiliki 2 program unggulan strategis, yakni pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan serta program perbaikan sistem administrasi kearsipan. Melalui berbagai upaya dari tahun ke tahun, akhirnya Kantor ini berhasil meraih juara di tingkat Provinsi Bali.

Penutup

Demikianlah untaian penghargaan (award) dan program unggulan strategis Kabupaten Buleleng tahun 2002-2008 dengan tajuk “Buleleng dalam Prestasi” ini disajikan. Semoga bermanfaat. (tim)

 

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 12 Maret 2010 10:56 )
 

Total Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini397
mod_vvisit_counterKemarin397
mod_vvisit_counterMinggu ini1502
mod_vvisit_counterMinggu Lalu3153
mod_vvisit_counterBulan ini7509
mod_vvisit_counterBulan Lalu10159
mod_vvisit_counterTotal34556

0 13
IP Anda: 38.107.191.80
,
Tanggal: Mar 18, 2010

Ramalan Cuaca

sumber: bmg.go.id

Kurs IDR

18-Mar-2010 / 08:05 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9200.00 9050.00
SGD 6614.75 6483.75
HKD 1186.30 1165.00
CHF 8735.65 8569.65
GBP 14106.05 13822.05
AUD 8504.25 8330.25
JPY 102.36 99.78
SEK 1307.30 1274.80
DKK 1711.25 1664.55
CAD 9119.95 8924.95
EUR 12645.70 12411.70
SAR 2462.75 2403.75
sumber: KlikBCA.com