SELAYANG PANDANG
I. I. NAMA LEMBAGA : Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng.

II. DASAR HUKUM : Peraturan Bupati Kabupaten Buleleng No. 47 Tahun 2008.
Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng.
III. TUGAS POKOK DAN FUNGSI
1. Tugas Pokok
Melaksanakan kewenangan Otonomi Daerah di bidang Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian.
2. Fungsi
1. Perumusan kebijakan teknis di bidang Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Bupati.
2. Pelaksanaan usaha pengembangan Koperasi, Perdagangan dan Industri serta Usaha Kecil Menengah.
3. Melaksanakan perlindungan konsumen.
4. Pengendalian pencemaran limbah industri.
5. Pemberian rekomendasi dalam rangka kelengkapan permohonan perijinan di Bidang Kewenangan dan atau peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
6. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas.
7. Pengelolaan Tata Usaha Dinas.
IV. VISI DAN MISI
A. Visi
Terwujudnya Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian yang tangguh, mandiri dan professional serta iklim yang kondusif berbasis sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berwawasan lingkungan dengan dilandasi falsafah Tri Hita Karana dalam rangka pelaksanaan ekonomi kerakyatan.
B. Misi
1. Meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi sehingga dapat menumbuhkan koperasi-koperasi yang mandiri.
2. Mengembangkan system perdagangan yang dapat membentuk suatu jaringan serta membuka peluang kerjasama internasional dengan berorientasi pada konsumen.
3. Mengembangkan industri kecil dan menengah dengan memanfaatkan sumber daya alam, sumber daya manusia dan teknologi.
V. ANALISIS SWOT
1. STRENGTHT (Kekuatan)
a. Adanya struktur organisasi dan tata kerja Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian.
b. Jumlah pegawai yang cukup memadai.
2. WEAKNESES (Kelemahan)
a. Sarana dan prasarana kerja kurang memadai.
b. Kemampuan teknis pegawai yang belum merata.
c. Koordinasi dan komunikasi belum optimal.
3. OPPORTUNITIES (Peluang)
a. Perkembangan teknologi yang semakin pesat.
b. Adanya Undang-undang No. 22 tahun 1999.
c. Jumlah UKM, industri, dan koperasinya cukup banyak.
4. THREATS (Tantangan)
a. Kesadaran masyarakat akan berusaha yang sehat belum terbentuk.
b. Semangat kewirausahaan masyarakat kurang berkembang.
c. Pasar Bebas yang memunculkan iklim usaha yang sangat konpetitif.
VI. PROGRAM UNGGULAN
1. …………………..
2. ………………….
VII. INDIKATOR KEBERHASILAN
1. Tingkatkan peranan koperasi perdagangan, perindustrian dalam mengelola potensi.
2. Tingkatkan koordinasi dan komunikasi dalam usaha pengembangan potensi.
3. Memanfaatkan jumlah pegawai untuk melakukan pembinaan industri, perdagangan dan koperasi.
VIII. DATA PEGAWAI
1. Tenaga PNS
a. Berdasarkan Golongan
Ø Golongan IV : 9 orang
Ø Golongan III : 44 orang
Ø Golongan II : 8 orang
Ø Golongan I : -
b. Berdasarkan Pendidikan Formal
Ø Strata II : 1 orang
Ø Strata I : 41 orang
Ø Diploma III : -
Ø SLTA/SMK : 15 orang
Ø SLTP : 2 orang
Ø SD : -
2. Tenaga Non PNS
a. Tenaga Harian : 7 orang
b. Tenaga Kontrak : 23 orang